Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Konser We All are One, Ditunda atau Benar Penipuan?

Beberapa bulan yang lalu KTizen sempat membahas tentang event yang akan diadakan pada November 2022, yaitu konser KPop. Line Up datang dati grup KPop kenamaan Korea bahkan promoter menjanjikan untuk mendatangkan Chen EXO dan membuat EXO-L sangat antusias. Namun terdengar kabar ternyata konser tersebut ditunda sedangkan semua penonton yang sudah membeli tiket menganggap sebagai penipuan. Lalu bagaimana sebenarnya? Ditunda atau penipuan sesungguhnya? Mari membahasnya.

Membahas Konser We All are One yang Diduga Penipuan

Sampai saat ini masih menjadi pertanyaan apakah ditunda atau penipuan. Hal tersebut karena sebagian dari penonton menduganya sebagai penipuan, sedangkan banyak media mengabarkan hanya ditunda saja sampai Januari 2023. Lalu apa yang bisa disimpulkan dari semua perseteruan tersebut? Mengingat masih belum ada keputusan terkait apakah penipuan atau memang sekedar penundaan. Berikut pembahasannya.

1. Pengumuman Penundaan Mendekati Hari H Event

Source : pikiran-rakyat.com
Source : pikiran-rakyat.com

Penonton yang menduga semua itu adalah penipuan bukan tanpa alasan. Mendekati hari H event dilaksanakan, CEO promoter Park Jinhyun baru bisa mengabarkan tentang penundaan digeser ke Januari 2023. Mungkin penundaan hal wajar tetapi yang membuatnya tidak wajar, diumumkan mendekati pelaksanaan dan seperti tidak profesional.

Selain itu banyak sekali korban yang meminta refund uang tetapi tidak ada respon sampai sekarang. Tidak heran jika mereka semua mengira ini semua adalah penipuan karena ciri-ciri menunjukkan seperti itu termasuk pengumuman penundaan konser yang termasuk sangat mendadak. Oleh sebab itu semua penonton menganggapnya sebagai penipuan.

2. CEO Promotor Diketahui Berusaha Kabur

Source : suara.com
Source : suara.com

Beberapa hari lalu kasus ini sempat ramai dibicarakan melalui sosial media Twitter dan banyak korban melampirkan bukti bahwa CEO promoter Park Jinhyun berusaha kabur ke Korea Selatan. Namun sayangnya hal tersebut tidak bisa lakukan lantaran visanya sudah dibekukan. Terlepas dari pemberitaan itu benar atau tidak, harus segera diusut.

Jika memang penipuan, kemungkinan mereka memanfaatkan penggemar KPop di Indonesia yang tinggi daripada negara lain sehingga keuntungannya pun lebih banyak. Sampai artikel ini terbit, belum ada lagi kabar terkait CEO bersangkutan atau pihak venus yang memang ikut menyelenggarakan acara tersebut karena sebenarnya konser ini sudah pernah dilakukan.

3. Alasan Penundaan yang Kurang Tepat

Source : insertlive.com
Source : insertlive.com

Bukannya semua penonton yang menuntut refund tidak peduli dengan tragedy Itaewon, hanya saja mereka menuntut refund karena merasa curiga. Alasan penundaan konser tersebut memang karena tragedy Itaewon sehingga ada beberapa sponsor dari Korea yang menundanya. Namun kecurigaan mungkin muncul karena grup KPop lain juga masih bisa melaksanakan konser di Indonesia.

Contohnya saja NCT 127 yang justru juga menjadi ramai diperbincangkan karena terjadi kerusuhan di sana. Namun terlepas dari itu semua, kedatangan grup tersebut membuktikan bahwa tragedy Itaewon tidak bisa menjadi alasan sangat kuat menunda acara yang sudah mendekati hari H pelaksanaannya. Harap diusut apakah benar kasus penipuan.

4. Penundaan Konser Tidak dilakukan Mendekati Hari H

Source : liputan6.com
Source : liputan6.com

Alasan penonton yang merasa dirugikan curiga ini semua penipuan karena promotor profesional tidak akan melakukan penundaan yang begitu dekat dengan Hari H. Mereka pasti sudah melakukan kerjasama dengan banyak sponsor dan juga venue serta lainnya, tidak mungkin semudah itu membatalkan konser bahkan sudah mendekati hari H.

Penundaan mendekati hari H bisa sangat dimaklumi jika alasannya mungkin pandemi atau memang ada larangan dari pemerintah dan biasanya uang langsung segeran di refund. Namun berbeda cerita dengan event ini, oleh sebab itulah banyak korban merasa dirugikan dan ditipu. Terlepas penipuan atau bukan, cara promotor tidak baik.

5. Meskipun Ditunda Penonton Menuntut Refund

Source : youtube.com
Source : youtube.com

Banyak sekali penonton yang meminta uangnya kembali karena ada salah satu dari mereka mendapatkan bukti bahwa CEO Promotor memang penipu dan berusaha kabur. Oleh sebab itulah meskipun sudah diumumkan penundaan, tetap saja mereka tidak ingin menunggu dan ingin uangnya kembali namun sampai sekarang masih nihil jawabannya.

6. Belum Ada Kabar yang Lebih Jelas lagi

Source : kpopchart.net
Source : kpopchart.net

Sampai artikel ini terbit belum ada kabar lagi yang jelas bagaimana status konser yang mengalami penundaan atau memang motif penipuan tersebut. Diharapkan pihak berwajib bisa menelusurinya karena mereka tidak membawa uang satu dua orang saja tetapi ribuan termasuk EXO-L penggemar EXO yang ingin menyaksikan Chen.

Selama belum ada berita benar terkait hal ini, jangan mudah terbujuk dan menyebarkan berita tidak benar. KTizen sendiri menuliskan yang menjadi kemungkinan perasaan dari penontonnya tetapi belum tahu juga apakah benar penipuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik