Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Love in Contact : Mudah Ditebak tetapi Sulit Dilewatkan

Drama Romcom yang baru saja menyelesaikan episodenya dan dibintangi oleh artis ternama Park Min-young, Love in Contract harus diberikan review oleh KTizen karena ada beberapa harus diluruskan. Dalam artian, meskipun seru mengikutinya tetapi di bagian akhir terasa kurang baik dalam pengemasan ceritanya. Oleh sebab itulah KTizen ingin membagikan reviewnya sehingga mudah dipahami.

Review Drama Love in Contract

Seperti diketahui di tengah proses produksi syuting drama ini, pemain utama wanitanya yaitu Park Min-young ternyata tersandung skandal percintaan. Namun ternyata jal itu tidak menjadi masalah karena drama ini masih tetap berjalan sampai menuntaskan episodenya. Tidak ubahnya Big Mouth, di akhir ceritanya tampak terburu-buru dan berikut ini beberapa review versi KTizen.

1. Memberikan Penyelesaian Masalah yang Tidak Perlu

Source : padang.tribunnews.com
Source : padang.tribunnews.com

Menurut pendapat pribadi penulis, saat melihat klimaks di episode 15-16 sepertinya terlalu dipaksakan. Dalam artian permasalahan utama sebenarnya bisa tidak diselesaikan karena terlalu sederhana. Sedangkan anti-klimaks nya pun kurang memperlihatkan effort terbaik dari sebuah drama Korea Romcom yang sebenarnya mendapat rating tinggi.

Spoiler alert! Jadi permasalahan yang disajikan dalam akhir cerita, Choi Sang-eun tidak mengetahui bahwa dirinya dalam bahaya karena hubungannya dengan Eena dan Kangjin Group. Intinya hanya menyingkirkan satu orang, tetapi cerita harus dibuat rumit dengan melibatkan karir Jung Ji-ho. Hal ini awalnya cukup membuat penulis juga bingung karena apa masalah pokoknya tertutup alur rumit.

2. Jalan Cerita Sudah Sempurna sampai Pada Happy Ending

Source : dramabeans.com
Source : dramabeans.com

Terlepas dari kekurangan di episode 15-16 sebenanya Love in Contract sudah cukup sempurna untuk drama Rom Com terbaru. Hal tersebut tentu saja terbukti dengan ratingnya sangat tinggi di berbagai platform penilaian drama dan film dari seluruh dunia. Dari awal pengenalan seorang Choi Sang-eun memang masih menimbulkan pertanyaan.

Namun screenplay terbaik berhasil menjalankan setiap episode menggunakan jalan cerita terbaik, meskipun harus ada alur maju mundur. Tenang saja meskipun tvN tidak ada plot twist yang cukup membuat penonton kaget atau bahkan bingung. Jalan cerita sederhana itulah membuat drama Rom Com ini cukup direkomendasikan untuk akhir pekan.

3. Penyajian Komedi di Tengah Percintaan yang Unik

Source : dramabeans.com
Source : dramabeans.com

Seperti sudah dijelaskan bahwa drama ini bergenre Rom Com, tentunya akan sangat banyak adegan komedi khas drama Korea. Meskipun Love in Contract memberikan banyak adegan percintaan klise alias tidak realistis, namun tvN pandai dalam mengimbanginya dengan penyajian komedinya di tengah adegan-adegan romantis.

Contohnya di episode 16, proses lamaran yang akhirnya dilakukan oleh Choi Sang-eun diam-diam dan menjadi kejutan untuk Jung Ji-ho. Memerankan karakter kurang peka, cuek, apa adanya, tentunya tidak merasakan aneh sama sekali dengan persiapan di belakangnya. Bahkan ekspresi wajahnya pun terlihat sangat konyol membuat penonton gemas pada Ko Kyung-pyo.

4. Klimaks terlalu Rumit untuk Anti-klimaks Sederhana

Source : pikiran-rakyat.com
Source : pikiran-rakyat.com

Jadi pada episode 15 drama tersebut sudah menunjukkan klimaks, dimana Choi Sang-eun sedang diperebutkan antara dua perusahaan yang sebenarnya motifnya kurang jelas. Mengapa? Pertama, sebenarnya masalahnya hanya antara Madam Yoo dan Eena Group saja, tetapi sepertinya dibuat semakin rumit dengan motif kurang detail.

Lalu episode 15 memperlihatkan, Kang Seo-jin bersikeras menggali tentang Jamie untuk menekan Eena Group agar mau menanamkan saham 20% pada Kangjin Group. Sedangkan Ji-ho mendapat kabar Madam Yoo ingin merusak Eena Group melalui laporan korupsi. Dari sini sudah terlihat cerita klimaksnya berputar-putar tanpa motif jelas dan anti-klimaks, penyelesaiannya hanya ada pada Jamie. Sedikit aneh.

5. Sedikit Terlihat Terlalu Tergesa-gesa di Ending

Source : dramabeans.com
Source : dramabeans.com

Melihat penjelasan di poin sebelumnya dapat disimpulkan bahwa penyelesaian drama ini terlalu tergesa-gesa endingnya. Terlihat alur cerita berantakan, dimana permasalahan tidak ada motif sedangkan penyelesaiannya hanya ada pada Jamie dan semua langsung selesai.

Setelah itu penonton dipaksa melihat Choi Sang-eun yang memutuskan tidak bertemu Ji-ho, dan alasannya kurang kuat untuk sebuah drama Rom Com tvN. Hanya kurang di episode 15-16 saja menurut review KTizen.

6. Cocok untuk Menjadi Tontonan Serial Ringan

Source : promediateknologi.com
Source : promediateknologi.com

Terlepas dari ending yang terlihat tergesa-gesa dengan klimaks rumit dan antiklimaks sederhana, Love in Contract sangat cocok untuk menjadi tontonan setiap ringan. Hal itu pada akhirnya menutup kekurangan tersebut bahkan ratingnya pun cukup tinggi.

Review di atas penilaian pribadi dari penulis KTizen yang memang juga mengikuti drama tersebut dari awal. Namun memang di akhir sepertinya penyelesaiannya masalah dan motif masalahnya kurang kuat menjadi sebuah ending terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik