Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan mempersonalisasi pengalaman Anda dan untuk menampilkan iklan (jika ada). Situs web kami mungkin juga menyertakan cookie dari pihak ketiga seperti Google Adsense, Google Analytics, Youtube. Dengan menggunakan situs web, Anda menyetujui penggunaan cookie. Kami telah memperbarui Kebijakan Privasi kami. Silakan klik tombol untuk memeriksa Kebijakan Privasi kami.

Review Film : Fakta di Balik Suksesnya Film Emergency Declaration

Sudah membahas review sepertinya saatnya KTizen membeberkan juga fakta di balik kesuksesan film Emergency Declaration dimana banyak usaha dan upaya terbaik dari Han Jae-rim dan krunya. Mendapatkan sedikit kritikan tentang alur ceritanya yang mirip dengan Train to Busan, menurut penulis sendiri keduanya berbeda. Jika menyamakan alurnya karena memang inti ceritanya bencana perjalanan di sebuah alat transportasi jadi wajar seandainya dibilang mirip.

Beberapa Fakta di Balik Film Emergency Declaration

Melihat penjelasan di atas tentunya bisa disimpulkan bahwa memang film ini mirip dengan film-film sejenis. Namun Han Jae-rim berusaha memberikan sentuhan lain sehingga berhasil dalam menghasilkan setiap adegan dipenuhi decak kagum penontonnya. Meskipun tidak lepas dari kritikan pedas dan komentar ganas, Emergency Declaration patut diapresiasi terlebih melihat beberapa faktanya berikut ini.

1. Sudah disiapkan sebelum Terjadinya Pandemi Covid-19

Source : hancinema.net
Source : hancinema.net

Emergency Declaration yang sudah tayang perdana ketika dunia sedang melawan Covid-19 yaitu di Festival Cannes Film di tahun 2021, namun ternyata melansir dari cnnindonesia.com film tersebut sudah dipersiapkan sejak sebelum pandemi. Mengutip dari perkataan Han Jae-rim saat diberitakan oleh Forbes beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan bahwa Emergency Declaration sudah disiapkan sejak 10 tahun sebelum Covid menyerang. Oleh sebab itulah, menurut cnnindonesia.com, tahap awal persiapan film tersebut Han Jae-rim merasa temanya berkaitan dengan virus dan vaksin. Namun sekitar 2-3 tahun sebelum filmnya rilis, pandemin terjadi sehingga membuat penonton sudah lebih tahu tentang dua hal itu daripada dalam film.

2. Lee Byung-hun yang Benar-benar Pernah Mengalami Panic Attack

Source : newsfounded.com
Source : newsfounded.com

Siapa yang tidak mengenal Lee Byung-hun, ayah dari satu anak tersebut juga ikut serta dalam film Emergency Declaration dan menjadi pemeran utama. Karakternya di dalam tersebut sebagai seorang yang phobia terhadap pesawat terbang dan dia juga terlihat sangat panik ketika pesawat dalam film tersebut mulai take off.

Usut punya usut, melansir dari cnnindonesia.com ternyata Lee Byung-hun memang benar-benar kenyataan pernah mengalami panic attack di dalam pesawat. Oleh sebab itulah ketika membaca naskahnya, dia merasa tertantang dan mencoba memperlihatkan situasi panik sebenarnya di dalam film agar terlihat lebih real, and he did it again!

3. Casting yang Dilakukan tanpa Henti dan tak Terhitung Jumlahnya

Source : heraldm.com
Source : heraldm.com

Fakta ketiga yaitu dimana sutradara Han Jae-rim mengaku bahwa proses castingnya dilakukan secara berulang-ulang tanpa henti sampai tidak bisa terhitung jumlahnya. Tidak heran jika pada akhirnya Emergency Declaration menjadi film bertabur bintang. Hal tersebut dilakukan oleh Jae-rim bukan tanpa alasan.

Dirinya ingin semua penumpang yang ada di pesawat saat itu terlihat seperti orang-orang yang biasa ditemui dan lihat dalam kehidupan sehari-hari, melansir dari cnnindonesia.com melalui Korea JoongAng Daily.  Setelah wajah, Jae-rim dan kru beralih ke akting pastinya harus terlihat natural terutama ketika menjadi korban di dalam pesawat tersebut.

4. Memakai Pesawat Model Boeing 777

Source : hancinema.net
Source : hancinema.net

Salah satu adegan yang harus terlihat sangat nyata dan natural adalah kekacauan di dalam pesawat saat pilotnya mulai terjangkit virus dan mulai hilang kesadaran. Adegannya tersebut juga sangat disorot oleh Han Jae-rim karena di saat itulah pesawat mulai menukik tajam sambal memutar. Untuk merencanakannya usaha Jae-rim tidak main-main.

Dirinya menyewa kru dari Inggris, namun gagal karena pandemi yang melanda menjadi hambatan. Pada akhirnya Tim produksi berdiskusi pada special effect dan siap membuat set cocok untuk adegan tersebut. Hal tersebut pada akhirnya mengharuskan mereka menghasilkan satu set pesawat yang bisa berputar 360 derajat. Menakjubkan bukan?

5. Sinematografer yang Harus masuk ke dalam Set Latar Syuting

Source : popbela.com
Source : popbela.com

Gambaran set diceritakan pada film Emergency Declaration, melansir dari cnnindonesia.com mempunyai jarak begitu sempit santara kursi dan membuat aktor sulit berakting. Oleh sebab itu pengambilan gambar saat turbulensi atau klimaks bencananya, Han Jae-rim dan kru menciptakan gimbal khusus untuk sinematografer mengambil gambar satu per satu karakternya.

6. Jadwal Penayangan yang Sempat Tertunda

Source : fame.grid.id
Source : fame.grid.id

Seperti diketahui dari poin pertama, dimana Emergency Declaration sudah dipersiapkan 10 tahun sebelumnya dan baru ditayangkan perdana di Cannes Film tahun 2021. Terjadinya pandemi membuat pemutarannya tertunda lalu pada akhirnya bisa diputar Agustus 2022 dimana jadwal awalnya di bulan Januari.

Melihat fakta-fakta di atas tentunya bisa membuktikan bahwa tidak heran jika Emergency Declaration masuk kedalam Festival Cannes Film dan mendapat banyak pujian. Usaha dan upaya Han Jae-rim bersama kru tampak sangat sepadan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Tidak Kalah Menarik